9 Landmark di Tokyo yang Tidak Boleh Dilewatkan pada 2026

9 Landmark di Tokyo yang Tidak Boleh Dilewatkan pada 2026

By Pravelia
9 min read

Tokyo adalah kota di mana tradisi lama dan kehidupan modern bertemu dengan cara yang unik. Anda dapat mengunjungi kuil kuno yang berusia ratusan tahun, lalu berjalan sedikit ke gedung-gedung tinggi dan jalan-jalan kota yang cerah. Setiap bagian kota terasa berbeda, jadi selalu ada sesuatu yang baru untuk dilihat. Jika ini adalah perjalanan pertama Anda atau bukan, Tokyo tidak pernah terasa sama dua kali.

Dalam panduan ini, kami akan menunjukkan kepada Anda 9 landmark di Tokyo yang menunjukkan apa yang kota ini semua tentang. Anda akan menemukan tempat-tempat budaya, lingkungan yang sibuk, dan pemandangan kota yang menakjubkan. Tempat-tempat ini akan membantu Anda memahami Tokyo dengan lebih baik dan merencanakan perjalanan yang mencakup pemandangan paling penting.


📍Kuil Sensō-ji

Lampion merah terkenal di Kuil Sensō-ji | Foto Kredit: Vinny Anugraha di Pexels

Jika Anda hanya mengunjungi satu kuil di Tokyo, buatlah Sensō-ji Temple. Terletak di distrik Asakusa yang ramai, ini adalah kuil Buddha tertua dan paling banyak dikunjungi di Tokyo. Didirikan pada tahun 628 M, menjadikannya lebih dari 1.400 tahun! 

Saat berjalan melalui Gerbang Kaminarimon yang raksasa, Anda akan melihat banyak kios yang menjual makanan ringan tradisional dan suvenir. Jangan lupa untuk menarik slip keberuntungan (omikuji) saat Anda berada di sana! 

Jika bisa, pesan tur jalan kaki Kuil Sensō-ji Asakusa untuk menjelajahi area tersebut dengan pemandu lokal dan mendapatkan cerita lengkap di balik tempat yang luar biasa ini!

🗺️ Cara menuju Kuil Sensō-ji: Naik Jalur Metro Ginza atau Jalur Asakusa ke Stasiun Asakusa. Hanya perlu berjalan kaki selama 5 menit dari sana.

📍Taman Nasional Shinjuku Gyoen

Bunga sakura di Taman Nasional Shinjuku Gyoen | Foto Kredit: Nicola Toscan di Pexels

Butuh istirahat dari hiruk-pikuk kota? Langsung menuju Taman Nasional Shinjuku Gyoen. Taman ini mencakup sekitar 144 hektar tepat di jantung Tokyo. Taman ini memiliki tiga gaya taman yang berbeda — formal Prancis, lanskap Inggris, dan tradisional Jepang. Itu saja sudah menjadikannya salah satu ruang hijau paling unik di seluruh Jepang.

Shinjuku Gyoen terkenal terutama selama musim bunga sakura (akhir Maret hingga awal April), ketika ribuan pohon sakura mekar. Ini adalah salah satu tempat terbaik di kota untuk hanami (melihat bunga). Taman ini juga memiliki rumah kaca yang dipenuhi dengan tanaman tropis yang layak dijelajahi sepanjang tahun.

🗺️ Cara menuju Shinjuku Gyoen: Naik Jalur Marunouchi Metro Tokyo ke Stasiun Shinjuku Gyoemmae. Pintu masuk utama hanya berjarak 5 menit berjalan kaki.

📍Tokyo Skytree

Tokyo Skytree | Foto Kredit: Evgeny Tchebotarev di Pexels

Berdiri setinggi 634 meter, Tokyo Skytree adalah menara tertinggi di Jepang dan salah satu struktur tertinggi di dunia. Dibuka pada tahun 2012 dan dengan cepat menjadi salah satu landmark paling ikonik di Tokyo. Angka 634 bukanlah kebetulan; itu adalah penghormatan kepada nama lama untuk wilayah Musashi di Jepang. Sangat keren, bukan?

Menara ini memiliki dua dek observasi: Dek Tembo di 350 meter dan Galleria Tembo di 450 meter. Pada hari yang cerah, Anda dapat melihat Gunung Fuji dari atas! Di dasar menara, Anda akan menemukan Tokyo Solamachi, sebuah kompleks belanja dan bersantap besar dengan lebih dari 300 toko dan restoran.

🗺️ Cara menuju Tokyo Skytree: Naik Jalur Tobu Skytree ke Stasiun Tokyo Skytree, atau Jalur Hanzomon Metro Tokyo ke Stasiun Oshiage. Menara ini terhubung langsung ke kedua stasiun.

📍Persimpangan Shibuya

Persimpangan Shibuya | Foto Kredit: Madel Kim di Pexels

Tidak ada perjalanan ke Tokyo yang lengkap tanpa pergi ke persimpangan Shibuya. Juga dikenal sebagai Shibuya Scramble, ini adalah persimpangan pejalan kaki tersibuk di dunia. Hingga 3.000 orang melintasi pada saat yang sama ketika lampu hijau menyala. 

Cara terbaik untuk melihatnya? Pergi ke Shibuya Sky, dek observasi atap dari Shibuya Scramble Square, untuk melihat pemandangan di bawah. Pemandangannya luar biasa, terutama di malam hari ketika lampu neon menyala.

🗺️ Cara menuju Persimpangan Shibuya: Naik Jalur JR Yamanote, Metro Tokyo, atau jalur Tokyu ke Stasiun Shibuya. Persimpangan ini tepat di luar Pintu Hachiko.

📍Kuil Meiji Jingu

Tong sake yang dipajang di Kuil Meiji | Foto Kredit: Abynaya di Pexels

Di Harajuku, Kuil Meiji Jingu adalah kuil populer di tengah salah satu kota tersibuk di dunia. Dibangun pada tahun 1920 untuk menghormati Kaisar Meiji dan Permaisuri Shoken, dua tokoh kunci dalam modernisasi Jepang. Lebih dari 100.000 pohon dari seluruh Jepang disumbangkan untuk menciptakan hutan di sekitarnya.

Setiap Tahun Baru, lebih dari 3 juta orang mengunjungi Kuil Meiji Jingu untuk berdoa demi keberuntungan, menjadikannya kuil Shinto yang paling banyak dikunjungi di Jepang selama waktu itu. Bergabunglah dengan tur jalan kaki budaya Kuil Meiji untuk mempelajari sejarah dan tradisi mendalam dari tempat suci ini dari pemandu ahli.

🗺️ Cara menuju Kuil Meiji Jingu: Naik Jalur JR Yamanote ke Stasiun Harajuku atau Jalur Chiyoda Metro Tokyo ke Stasiun Meiji-Jingumae. Pintu masuk kuil hanya berjarak beberapa menit berjalan kaki dari keduanya.

📍Menara Tokyo

Pemandangan Menara Tokyo dari bawah | Foto Kredit: Wally Gobetz di Flickr

Sebelum Skytree mengambil mahkota, Menara Tokyo adalah struktur tertinggi di negara ini. Dibangun pada tahun 1958, menara baja oranye dan putih ini berdiri setinggi 333 meter dan terinspirasi oleh Menara Eiffel di Paris. Menara ini berfungsi sebagai menara siaran untuk TV dan radio selama beberapa dekade. Saat ini, ini adalah salah satu landmark paling dikenal di Tokyo.

Menara ini bersinar indah di malam hari, dan melihatnya dari seluruh cakrawala kota tidak pernah membosankan. Di dalam, Anda akan menemukan dua dek observasi: Dek Utama di 150 meter dan Dek Atas di 250 meter. Pada hari yang cerah, pemandangan Tokyo sangat menakjubkan.

🗺️ Cara menuju Menara Tokyo: Naik Jalur Toei Oedo ke Stasiun Akabanebashi (Pintu Keluar Akabane-bashi) dan berjalan sekitar 5 menit. Atau naik Jalur Hibiya Metro Tokyo ke Stasiun Kamiyacho (sekitar 7 menit berjalan kaki).

📍Istana Kekaisaran

Istana Kekaisaran di Tokyo | Foto Kredit: Sha-dé van der Haar di Pexels

Tepat di pusat Tokyo terletak salah satu landmark paling signifikan di Tokyo, Istana Kekaisaran. Ini adalah kediaman utama Kaisar Jepang dan Keluarga Kekaisaran. Halaman istana mencakup 1,15 kilometer persegi dan terletak di tanah yang dulunya merupakan lokasi Kastil Edo, tempat kekuasaan bagi shogun Tokugawa selama lebih dari 250 tahun.

Sementara istana bagian dalam ditutup untuk umum sebagian besar tahun, Taman Nasional Kokyo Gaien di sekitarnya adalah salah satu tempat terbaik untuk jogging, piknik, dan menikmati dinding batu dan parit yang indah yang dulunya melindungi kastil tua.

Bergabunglah dengan tur jalan kaki sejarah Istana Kekaisaran Tokyo dan Kastil Edo untuk benar-benar memahami sejarah di balik dinding kuno ini.

🗺️ Cara menuju Istana Kekaisaran: Naik Jalur Chiyoda Metro Tokyo ke Stasiun Nijubashimae, atau jalur JR ke Stasiun Tokyo. Sekitar 10 menit berjalan kaki dari Stasiun Tokyo.

📍Patung Hachiko

Patung Hachiko | Foto Kredit: Tina Chen di Flickr

Terbatas waktu tetapi tetap ingin berhenti yang berkesan? Kunjungi Patung Memorial Hachiko tepat di luar Stasiun Shibuya. Hachiko adalah anjing Akita yang menunggu pemiliknya yang telah meninggal di tempat ini setiap hari selama hampir 10 tahun hingga kematiannya sendiri pada tahun 1935. Kisah kesetiaan dan cinta ini menjadi legenda nasional dan bahkan diubah menjadi film Hollywood!

Saat ini, patung perunggu Hachiko adalah salah satu tempat pertemuan paling populer di seluruh Tokyo. Ini kecil tetapi sangat menyentuh, dan selalu ada kerumunan pengunjung yang berfoto dengan teman berbulu paling terkenal di Jepang. 

Gratis untuk dikunjungi dan hanya memerlukan beberapa menit, menjadikannya tambahan yang sempurna untuk hari di Shibuya. Setelah kunjungan Anda, jelajahi landmark Shibuya lainnya yang ada di dekatnya!

🗺️ Cara menuju Patung Hachiko: Patung ini tepat di luar Pintu Hachiko Stasiun Shibuya, dapat diakses oleh jalur JR, Metro Tokyo, dan jalur Tokyu.

📍Jembatan Pelangi

Jembatan Pelangi di malam hari | Foto Kredit: Thomas Schaible di Pexels

Akhiri petualangan Tokyo Anda dengan mengunjungi Jembatan Pelangi. Jembatan gantung ikonik ini membentang 918 meter melintasi Teluk Tokyo, menghubungkan Shibaura di Minato ke Odaiba. Ini dengan cepat menjadi salah satu tempat yang paling difoto di kota, terutama di malam hari ketika bersinar dalam cahaya putih, merah, dan hijau. 

Anda dapat berjalan melintasi promenade pejalan kaki jembatan secara gratis dan menikmati pemandangan Teluk Tokyo, Jembatan Pelangi, dan cakrawala kota. 

Namun, untuk malam yang epik, bergabunglah dengan tur malam pertemuan mobil JDM Tokyo. Anda akan berkeliling kota yang membawa Anda melewati jembatan untuk pemandangan malam yang tak terlupakan. Ini adalah cara yang unik untuk mengakhiri eksplorasi landmark terbaik di Tokyo.

🗺️ Cara menuju Jembatan Pelangi: Naik Jalur Yurikamome dari Stasiun Shimbashi ke Stasiun Shibaura-futo. Anda juga dapat naik Tokyo Water Bus dari Dermaga Hinode untuk pendekatan yang indah.

FAQ tentang landmark di Tokyo

Apa tiga landmark terkenal di Tokyo? 

Tiga landmark paling terkenal di Tokyo adalah Kuil Sensō-ji, Menara Tokyo, dan Persimpangan Shibuya. Sensō-ji adalah kuil tertua di Tokyo dan menarik puluhan juta pengunjung setiap tahun. Menara Tokyo adalah struktur baja paling ikonik di kota, sementara Persimpangan Shibuya dikenal di seluruh dunia sebagai persimpangan pejalan kaki tersibuk di Bumi. 

Apa atraksi utama di Tokyo? 

Tokyo penuh dengan atraksi kelas dunia yang melayani semua jenis pelancong. Pecinta sejarah akan menikmati Istana Kekaisaran dan Kuil Meiji Jingu, sementara pencari sensasi akan menyukai pemandangan tinggi dari Tokyo Skytree dan Menara Tokyo. Penggemar alam tidak boleh melewatkan Shinjuku Gyoen, dan penggemar budaya pop akan bersenang-senang di Shibuya dan Harajuku. 

Apakah ada landmark gratis yang bisa dikunjungi di Tokyo? 

Ya! Beberapa landmark paling populer di Tokyo sepenuhnya gratis untuk dikunjungi. Patung Hachiko, Kuil Meiji Jingu, dan halaman luar Istana Kekaisaran tidak memerlukan biaya untuk dinikmati. Tokyo adalah kota yang hebat jika Anda adalah pelancong yang memperhatikan anggaran tetapi tetap ingin merasakan budaya dan sejarah yang kaya.

Apa landmark modern terbaik di Tokyo?

Tokyo Skytree menduduki peringkat teratas sebagai menara tertinggi kedua di dunia dan keajaiban rekayasa modern. Shibuya Scramble Square (rumah bagi dek observasi Shibuya Sky) adalah contoh menakjubkan lainnya dari desain perkotaan modern Tokyo. Tempat-tempat ini menyoroti betapa menariknya cakrawala modern Tokyo sebenarnya.

Apa cara terbaik untuk menjelajahi landmark di Tokyo?

Salah satu cara terbaik untuk menjelajahi landmark di Tokyo adalah melalui tur jalan kaki berpemandu. Mereka memudahkan untuk mempelajari sejarah, budaya, dan cerita tersembunyi kota saat mengunjungi tempat-tempat terkenal seperti kuil, shrine, dan lingkungan yang sibuk. Memiliki pemandu lokal juga membantu Anda menemukan tempat dan detail yang mungkin Anda lewatkan sendiri.

Lebih banyak panduan Tokyo untuk Anda

5 Hotel Butik Terbaik di Tokyo

 Mencari hotel Tokyo yang sempurna? Berikut adalah 5 hotel butik terbaik di Tokyo untuk liburan yang menyenangkan! 

15 Hal Unik untuk Dilakukan di Tokyo untuk Ditambahkan ke Itinerary Anda

 Temukan hal-hal unik yang dapat dilakukan di Tokyo, dari go-karting dan kafe pelayan hingga permata tersembunyi dan pengalaman budaya! 

Panduan Musiman Anda tentang Bulan Terbaik untuk Mengunjungi Tokyo 

 Panduan Musiman Anda tentang Bulan Terbaik untuk Mengunjungi Tokyo 

Misi kami adalah membangun infrastruktur digital untuk ekonomi pengalaman global — memberdayakan pedagang untuk berbagi hasrat mereka dan pelancong untuk menemukan denyut nadi setiap tujuan. Kami mengoperasikan platform yang dirancang untuk seluler dengan berbagai pengalaman di seluruh tujuan global. 

Last updated:
Share this article:

Solusi eSIM Travel Terbaik di Indonesia

Internet anti ribet dengan harga terjangkau. Stay Connected!

Tanpa Registrasi, Langsung Aktif
Jangkauan Luas
Support Jaringan 5G
Garansi Uang Kembali
Beli Sekarang