Jika Anda merencanakan perjalanan ke Paris, kemungkinan besar Arc de Triomphe sudah ada di daftar tempat yang harus dilihat. Namun lengkungan ini lebih dari sekadar latar belakang yang indah untuk foto perjalanan Anda, karena ini juga merupakan salah satu monumen paling bersejarah di dunia, dengan sejarah, misteri, dan beberapa kejutan yang mungkin tidak Anda duga.
Berdiri megah di ujung barat Champs-Élysées, Arc de Triomphe telah mengawasi Paris selama hampir 200 tahun. Jadi jika Anda adalah pengunjung pertama kali, atau pelancong berpengalaman yang kembali ke Prancis, mengetahui sedikit lebih banyak tentang landmark ini akan membuat pengalaman Anda jauh lebih kaya.
Berikut adalah fakta-fakta paling menarik tentang Arc de Triomphe yang akan membuat Anda melihat monumen ini dengan cara yang baru!
1. Itu terinspirasi dari Lengkungan Romawi Kuno
Salah satu fakta paling menarik tentang Arc de Triomphe adalah bahwa itu bukanlah ide yang sepenuhnya orisinal, dan itu sebenarnya adalah hal yang baik!
Napoleon Bonaparte, yang memerintahkan pembangunan lengkungan ini pada tahun 1806, sangat terinspirasi oleh Arch of Titus di Roma. Lengkungan Romawi kuno itu dibangun sekitar tahun 82 M untuk merayakan kemenangan militer, dan Napoleon sangat menyukai ide itu sehingga ia ingin sesuatu yang lebih megah untuk Prancis.
Hasilnya? Sebuah monumen yang berdiri setinggi 50 meter dan lebar 45 meter, jauh lebih besar dibandingkan inspirasi Romawinya. Ini adalah contoh klasik dari "pergi besar atau pulang", dan Napoleon benar-benar berhasil.
2. Lengkungan ini dibangun sepenuhnya dari batu kapur
Berikut adalah salah satu fakta sejarah Arc de Triomphe yang mungkin mengejutkan Anda: monumen besar yang tampaknya tak terhancurkan ini terbuat dari batu kapur. Secara khusus, itu dibuat dari batu kapur Château-Landon, sebuah material yang dikenal karena daya tahannya dan cara ia terlihat indah seiring waktu, memberikan lengkungan itu cahaya keemasan yang hangat yang Anda lihat dalam foto.
Konstruksi memerlukan jumlah batu yang sangat besar, semuanya dipotong dan dipasang dengan hati-hati tanpa penguatan baja. Itu benar; tidak ada kerangka logam yang menopang lengkungan ini. Ini adalah rekayasa batu murni yang terbaik, sebuah bukti keterampilan luar biasa para pembangun abad ke-19.
Jika Anda ingin seorang ahli memandu Anda melalui sorotan arsitektur kota, pertimbangkan untuk mengikutitur berpemandu Paris ke 15 atraksi! Dalam tur ini, Anda akan melewati landmark terkenal seperti Arc de Triomphe dan Museum Louvre yang terkenal di dunia, menawarkan cara yang bebas repot untuk melihat yang terbaik dari kota.
3. Seorang Prajurit Tak Dikenal dimakamkan di bawah Arc de Triomphe
Di bawah lengkungan terletak Makam Prajurit Tak Dikenal, yang ditempatkan di sana pada tahun 1921 setelah Perang Dunia I. Prajurit yang dimakamkan di sini mewakili semua prajurit Prancis yang tewas dalam perang itu dan tidak pernah teridentifikasi, simbol yang kuat dari pengorbanan dan pengingat.
Sebuah Api Abadi menyala terus menerus di makam, dinyalakan kembali setiap malam pada pukul 6:30 PM dalam upacara yang terbuka untuk disaksikan pengunjung. Api ini telah menyala tanpa henti sejak tahun 1923, menghormati yang jatuh setiap hari. Ini adalah momen yang sangat mengharukan, terutama ketika Anda memahami sejarah di baliknya.
4. Pada tahun 2021, seluruh Arc dibungkus kain
Pada bulan September dan Oktober 2021, Arc de Triomphe sepenuhnya dibungkus kain perak-biru berkilau sebagai bagian dari instalasi seni oleh seniman mendiang Christo dan pasangannya Jeanne-Claude. Proyek yang disebut L'Arc de Triomphe, Wrapped, adalah sesuatu yang telah diimpikan pasangan itu sejak tahun 1962.
Sekitar 25.000 meter persegi kain polypropylene daur ulang digunakan untuk menutupi seluruh struktur, diikat dengan 3.000 meter tali merah. Hasilnya adalah versi surreal, hampir seperti mimpi dari salah satu monumen paling dikenal di dunia. Jutaan orang mengunjungi hanya untuk melihatnya selama dua minggu itu.
5. Arc de Triomphe membutuhkan waktu 30 tahun untuk dibangun
Lengkungan ini tidak selesai hingga tahun 1836, penuh 30 tahun setelah Napoleon memerintahkan pembangunannya pada tahun 1806. Napoleon sendiri tidak pernah melihatnya selesai. Dia sudah diasingkan dan meninggal pada tahun 1821, bertahun-tahun sebelum proyeknya selesai.
Konstruksi mengalami beberapa penghentian dan awal kembali selama beberapa dekade, sebagian besar karena gejolak politik di Prancis. Akhirnya selesai di bawah Raja Louis-Philippe I. Menariknya, ketika jenazah Napoleon dibawa kembali ke Paris pada tahun 1840 untuk pemakaman kenegaraan, peti matinya dibawa di bawah lengkungan yang sudah selesai, sebuah momen yang terasa seperti sejarah menutup lingkaran yang sangat dramatis.
6. Arc de Triomphe hampir menjadi gajah raksasa
Sebelum Napoleon menetapkan desain lengkungan kemenangan, sebenarnya ada proposal untuk membangun gajah raksasa di tempat yang sama. Gajah itu akan berongga, menampung sebuah air mancur di dalamnya, dan akan berdiri sebagai monumen untuk kampanye Mesir Napoleon.
Arsitek Charles Ribart membuat rencana rinci untuk struktur tersebut pada tahun 1758, yang akan mencakup tangga spiral di dalam salah satu kaki gajah. Untungnya (atau tidak, tergantung pada pendapat Anda), ide itu tidak pernah terwujud.
Arc de Triomphe yang kita kenal dan cintai akhirnya menang, tetapi bayangkan saja mengambil selfie dengan gajah batu raksasa sebagai gantinya. 🤔
7. Terdapat 284 anak tangga menuju puncak
Salah satu fakta yang lebih relevan secara fisik tentang Arc de Triomphe: untuk mencapai puncak berarti menaiki 284 anak tangga. Tidak ada lift, jadi ikat sepatu Anda dan bersiaplah untuk berolahraga. Tapi percayalah, pemandangan dari teras atap sangat berharga!
Dari atas, Anda mendapatkan pemandangan Paris dari setiap arah: Eiffel Tower di barat daya, Louvre di ujung Champs-Élysées, dan, pada hari yang cerah, Anda bahkan dapat melihat Sacré-Cœur di Montmartre. Teras atap juga memiliki museum kecil dan ruang pameran di bawah lengkungan, di mana Anda dapat belajar lebih banyak tentang sejarah monumen sebelum atau setelah pendakian Anda.
8. Nama-nama di lengkungan menghormati perwira Prancis dari Perang Napoleon
Perhatikan dengan seksama lengkungan itu, dan Anda akan melihatnya dipenuhi nama-nama. Terukir di dinding bagian dalam adalah nama 660 jenderal dan perwira Prancis yang bertugas selama Perang Napoleon. Jenderal yang tewas dalam pertempuran memiliki nama mereka yang digarisbawahi, sementara mereka yang selamat tidak.
Ukiran ini adalah pilihan yang disengaja untuk memastikan bahwa para prajurit dan perwira yang berjuang untuk Prancis tidak akan pernah dilupakan. Ini mengubah lengkungan dari sekadar monumen menjadi memorial besar.
9. Matahari terbenam dengan sempurna melalui Arc dua kali setahun
Dua kali setahun, sekitar minggu pertama bulan Mei dan Agustus, matahari terbenam sejajar sempurna dengan Champs-Élysées dan tenggelam tepat di tengah lengkungan. Ini pada dasarnya adalah versi Paris dari penyelarasan solstis Stonehenge, dan menarik fotografer dan romantis dari seluruh kota.
Fenomena ini terjadi karena bagaimana Champs-Élysées terorientasi dari timur ke barat, menciptakan koridor sempurna bagi matahari untuk melacak selama tanggal-tanggal tertentu tersebut. Jika Anda mengatur waktu kunjungan Anda ke Paris dengan baik, pergilah ke Avenue de la Grande Armée (di sisi berlawanan dari lengkungan dari Champs-Élysées) sekitar matahari terbenam untuk pemandangan terbaik.
FAQ tentang Arc de Triomphe
Apa yang membuat Arc de Triomphe terkenal?
Arc de Triomphe terkenal sebagai salah satu monumen paling ikonik di dunia, yang diperintahkan oleh Napoleon Bonaparte untuk menghormati angkatan bersenjata Prancis. Ini berdiri di pusat Place de l'Étoile di Paris, di mana dua belas jalan besar bertemu, dan merupakan salah satu simbol paling dikenal dari kebanggaan nasional Prancis.
Siapa yang dimakamkan di bawah Arc de Triomphe?
Di bawah Arc de Triomphe terletak Makam Prajurit Tak Dikenal, yang menyimpan sisa-sisa seorang prajurit Prancis yang tidak teridentifikasi yang tewas selama Perang Dunia I.
Apakah Anda bisa naik ke puncak Arc de Triomphe?
Ya! Anda bisa menaiki 284 anak tangga untuk mencapai teras atap Arc de Triomphe, di mana pemandangan panorama Paris menanti. Bagian terbaiknya adalah teras atap juga mencakup museum kecil di bawah lengkungan, jadi Anda mendapatkan olahraga dan pelajaran sejarah dalam satu kunjungan.
Mengapa ada nama-nama yang terukir di Arc de Triomphe?
Nama-nama yang terukir di dinding bagian dalam Arc de Triomphe adalah nama 660 jenderal dan perwira Prancis yang bertugas selama Perang Napoleon, yang dipilih dengan sengaja untuk memastikan kontribusi mereka kepada Prancis akan diingat selamanya.
Jam berapa Api Abadi dinyalakan di Arc de Triomphe?
Api Abadi di Makam Prajurit Tak Dikenal dinyalakan kembali setiap malam pada pukul 6:30 PM oleh asosiasi veteran.
Apa saja fakta menarik tentang Arc de Triomphe?
Beberapa fakta menarik terbaik tentang Arc de Triomphe termasuk:
- Matahari terbenam dengan sempurna melalui Arc dua kali setahun
- Arc de Triomphe hampir menjadi gajah raksasa
- Pada tahun 2021, seluruh Arc dibungkus kain sebagai bagian dari instalasi seni
- Lengkungan ini dibangun sepenuhnya dari batu kapur
- Seorang Prajurit Tak Dikenal dimakamkan di bawah Arc de Triomphe
Seberapa tua Arc de Triomphe?
Arc de Triomphe selesai dibangun pada tahun 1836, menjadikannya hampir 190 tahun pada tahun 2026. Konstruksi dimulai pada tahun 1806 atas perintah Napoleon, meskipun mengalami beberapa penghentian dan awal kembali karena perubahan politik di Prancis. Meskipun usianya, monumen ini sangat terawat dan terus menjadi salah satu landmark yang paling banyak dikunjungi di dunia.
Panduan Paris lainnya untuk Anda
Apa yang Harus Diketahui Setiap Pengunjung Pertama Kali Saat Mengunjungi Arc de Triomphe
Temukan semua yang perlu diketahui pengunjung pertama kali sebelum mengunjungi Arc de Triomphe, dari menggunakan terowongan bawah tanah hingga mendapatkan pemandangan matahari terbenam terbaik di Paris.
7 Landmark Terkenal di Paris yang Akan Anda Cintai untuk Dikunjungi
Jelajahi landmark terkenal di Paris dengan tips mudah, tiket, dan rute menuju pemandangan paling ikonik di kota.
9 Situs Bersejarah di Paris Selain Menara Eiffel
Mencari lebih dari Menara Eiffel? Lihat 9 situs bersejarah di Paris yang layak dijelajahi!
Kami mendorong Anda untuk membeli eSIM di Pravelia untuk pengalaman perjalanan yang lebih baik. Kunjungi https://pravelia.id untuk mendapatkan informasi lebih lanjut!






